Kegemaran saya menulis makin menggila sejak giat belajar membuat blog bersama papanya ‘Munah’ yang sudah saya anggap seperti kakak kandung saya sendiri. Bagi saya, menulis adalah satu-satunya cara meluapkan semua isi hati saya. Tapi, bukan berati saya tidak mengambil bahan tulisan dari bacaan-bacaan/hasil karya orang lain untuk mendukung tulisan saya.
Suatu hari, iseng saya jalan-jalan ke blog teman. Postingan tulisannya sudah lumayan banyak dan pemaparan tulisannya pun begitu detail, sepertinya ia benar-benar sangat mengetahui tentang apa yang ia tulis. Pikir saya wajar karena bisa dibilang dia lebih senior dari saya di dunia maya. Satu per satu saya membaca tulisannya.
Awalnya saya sempat terkagum-kagum saat membaca tulisannya itu. Sampai postingan ke tiga tidak pernah saya dapatkan satupun komentar yang ditinggalkan oleh pembaca. Saya tidak pedulikan itu dan tetap khusyuk membaca kata demi kata dan kalimat demi kalimat. Hingga sampai pada paragraf terakhir.
Tapi pada tulisan kali ini saya sangat kecewa, tepatnya setelah membaca kolom komentar pada postingan itu. Bagaimana tidak, pada komentar pertama langsung disambut oleh komentar sang penulis aslinya. Kurang lebih komentar itu mengatakan sebenarnya dia sangat tidak keberatan kalau tulisannya diposting ulang oleh orang lain, asalkan jangan lupa mencantumkan sumbernya.
Mungkin bagi orang yang tidak tahu ini memang masalah sepele, tapi bagi ‘si empunya’ karya jelas merasa sangat kecewa. Hasil tulisan yang mungkin dengan susah payah ia menemukan inspirasi, sampai akhirnya menciptakan sebuah karya berbentuk tulisan, kemudian karya itu diakui sebagai milik orang lain.
Bagi ku, masalah ini ibarat seorang ibu yang dengan susah payah selama kurang lebih sembilan bulan mengandung dan mempertaruhkan nyawa saat melahirkan anaknya. Setelah anak itu lahir, ada wanita lain yang mengaku sebagai ibu kandung anak tersebut. Dapat dibayangkan kepedihan yang dirasakan sang ibu. Jadi, buat teman-teman yang lain lebih baik mengakui ketidakmampuan kita dalam menulis dari pada mengaku-aku karya orang lain sebagai karya pribadi.

bener2 keren blogny tante mbem nie..
BalasHapusKeren pertama : Design blogny bagus bgt, pake lagu munah gie, pasti minta ke papa dekill ya kode HTMLnya..
Keren Kedua : Tulisan bgus bgt..
Keran Ketiga : Disebutin nama papa munah di blogny. Tpi jngan keseringan ya tante, ntar makin kegeeran papa dekill nanti tante..!!
hahahaha...
BalasHapusia dunkz.., tantekan mang keren...
hahahaha...
mantan calon mama tirix munah tuw inspirasix...